Jurnal Penelitian 2010

PENILAIAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN DAN LAPORAN
PEMANTAPAN KEMAMPUAN PROFESIONAL
DI UNIT PROGRAM BELAJAR JARAK JAUH
UNIVERSITAS TERBUKA BENGKULU
MASA REGISTRASI 2010 SEMESTER PERTAMA

Yusrizal (yusrizal@ut.ac.id)
UPBJJ-UT Bengkulu

ABSTRAKSI

Universitas Terbuka selalu berupaya untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap mahasiswa S1 PGSD. Upaya yang dilakukan adalah dengan memperkecil kesalahan pengadministrasian penilaian Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara hasil penilaian perbaikan pembelajaran PKP dengan laporan PKP mahasiswa Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Bengkulu masa ujian 2010 semester pertama. Dalam penelitian ini ditemukan perbandingan antara dua variabel tersebut, yaitu rata-rata nilai perbaikan pembelajaran lebih tinggi (90,40) dari pada nilai laporan (83,40). Faktor yang melatar-belakangi akurasi pemeriksaan laporan hasil PKP adalah: (1) Ketersediaan panduan penilaian laporan, (2) kesesuaian bidang studi penilai dengan laporan yang dinilai, (3) Pemahaman mekanisme penilaian laporan, (4) Rasio pemeriksa dan jumlah laporan, (5) Sarana prasarana, (6) Kesesuaian honor, dan (7) waktu pelaksanaan penilaian.

Kata kunci: PKP, Penilaian perbaikan pembelajaran, Penilaian Laporan, akurasi

Universitas Terbuka (UT) sebagai merupakan perguruan tinggi negeri di Indonesia dengan berdasarkan Keppres No. 41 tahun 1984 menerapkan Sistem Pendidikan Jarak Jauh (SPJJ) dalam mengelola kegiatan pembelajarannya. Dalam sistem pendidikan jarak jauh, ada 3 (tiga) komponen utama yang diterapkan UT, yaitu registrasi, layanan bantuan belajar (tutorial), dan pengujian. Ketiga komponen ini menentukan keberhasilan proses belajar dalam sistem pendidikan jarak jauh. Dalam pelaksanaan program pendidikannya UT menyediakan kesempatan bagi guru-guru SD untuk meningkatkan kualifikasi dengan membuka program S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Program S1 PGSD dimaksudkan memberi peluang kepada guru SD untuk mengembangkan dan meningkatkan kualitas diri menjadi guru SD yang professional. Profesionalisme guru SD antara lain terwujud dalam penugasan yang luas dan mendalam tentang sistem dan proses pembelajaran di SD, sekaligus keahlian dalam bidang studi yang diajarkan di SD (Buku Panduan Program S1 PGSD, 2001).

Tujuan akhir Program S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Terbuka (FKIP-UT) yang mahasiswanya sudah menjadi guru di SD, difokuskan pada peningkatan kemampuan profesional para guru SD. Kemampuan profesional semacam ini pada akhir program pendidikan dapat dijumpai pada mata kuliah PKP (PDGK4501) yang berdasarkan pada keluasan dan kedalaman wawasan yang dimiliki oleh guru sebagai landasan dalam mengambil keputusan, baik keputusan situasional ketika merencanakan pembelajaran, maupun keputusan transaksional ketika melaksanakan pembelajaran.

Dalam rangka meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan lulusan program S1 PGSD, maka upaya eksplorasi dan penelitian tentang perbandingan antara penilaian perbaikan pembelajaran oleh para penilai dengan penilaian laporan PKP yang dilakukan oleh para pemeriksa di UPBJJ UT Bengkulu, perlu dilakukan. Hal itu karena PKP merupakan muara akhir dan tolok ukur keberhasilan dari seluruh kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan yang menekankan pada kemampuan mahasiswa dalam mengelola pembelajaran yang mendidik serta kemampuan mengembangkan keprofesionalan dan kepribadian, termasuk di dalamnya kemampuan melakukan penelitian praktis. Selain itu kegiatan PKP lebih menuntut mahasiswa berlatih menerapkan berbagai konsep pembelajaran dan kaidah-kaidah PTK dalam memperbaiki dan mengatasi masalah pembelajaran yang dihadapi di dalam kelas.

Mengingat hak otonomi diberikan oleh UT Pusat kepada UPBJJ UT di daerah, khususnya dalam hal penilaian PKP, baik dalam praktik maupun laporan hasil PTK (PKP), maka perlu kiranya diteliti tentang: “perbandingan antara penilaian perbaikan pembelajaran PKP oleh para penilai dengan penilaian laporan PKP yang dilakukan pemeriksan laporan”, dengan tujuan, apabila proses dan hasil evaluasi PKP telah dilakukan dengan akurat berarti hasil evaluasi yang baik menunjukkan pula tingkat keberhasilan UT dalam melaksanakan perkuliahan mahasiswa S1 PGSD. Sebaliknya, meskipun hasil evaluasi baik, tetapi jika proses dan hasil penelitian menunjukkan kurang akuratnya proses dan hasil evaluasi, berarti kualitas hasil proses pendidikan S1 PGSD patut dipertanyakan.

Penelitian ini adalah studi evaluatif dan survei (Ary, Best, Tuckman,1972). Studi evaluatif dimaksudkan untuk meneliti tingkat akurasi penilaian oleh seorang dosen terhadap kinerja mahasiswa di UPBJ-UT Bengkulu. Survei dimaksudkan untuk memperoleh data dalam kaitan dengan hasil evaluasi oleh dosen dikaitkan dengan kenyataan yang dilakukan mahasiswa, baik dalam praktik maupun laporan PKP. Penelitian ini terdiri atas variabel (1) tingkat akurasi penilaian perbaikan pembelajaran (2) tingkat akurasi pemeriksaan laporan PKP, (3) evaluasi pengolahan hasil laporan PKP oleh staf pengujian di UPBJJ, (4) faktor-faktor pendukung dan penghambat praktik dan penyusunan laporan PKP. Instrumen untuk mengukur akurasi penilaian dosen penguji dengan melakukan perbandingan kecendrungan hasil observasi teman sejawat, sedangkan untuk mengukur kualitas laporan PKP dengan menggunakan Pedoman Penilaian Laporan PKP, untuk mengukur tingkat pengolahan laporan dapat menggunakan uji perbandingan antara hasil penilaian perbaikan pembelajaran dengan hasil pemeriksaan laporan PKP permahasiswa responden. Selain itu, akan dikaji pelaksanaan kegiatan bimbingan praktikum PKP dikaitkan dengan persepsi mahasiswa, pembimbing, staf pengelola laporan praktikum, terhadap keterlaksanaan kegiatan pembimbingan PKP berdasarkan Prosedur Pengelolan Bimbingan Praktek/Praktikum di UPBJJ (JKOP-PP02) dan Prosedur Pengelolaan Pemeriksaan Laporan di UPBJJ (JKOP-PP03).

Populasi penelitian ini adalah mahasiswa peserta program S1 PGSD UPBJJ-UT Bengkulu masa registrasi 2010.1 sebanyak 10% dari populasi 762 = 76 orang mahasiswa UPBJJ UT Propinsi Bengkulu (Database SRS Pendas 2010.1). Sedangkan sampel akan diambil masing-masing kabupaten 10% dari jumlah mahasiswa yang meregistrasi PKP pada tahun 2010.1 di Kabupaten Rejang Lebong, Kota Bengkulu, Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Seluma, Kabupaten Kaur, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Lebong, dan Kabupaten Bengkulu Selatan. Sampel diambil secara proporsional random sampling, seperti terdata pada tabel berikut ini;
No Kode Kabko Nama Kabko Jumlah Mahasiswa yang mengambil MTK PDG4501 Sample 10%
1 17017 Kab. Bengkulu Selatan 28 3
2 17018 Kab. Mukomuko 99 10
3 17019 Kab. Seluma 29 3
4 17020 Kab. Kaur 52 5
5 17021 Kab. Kepahiang 72 7
6 17024 Kab. Lebong 52 5
7 17025 Kab. Rejang Lebong 126 13
8 17033 Kab. Bengkulu Utara 191 19
9 17717 Kota Bengkulu 113 11
Jumlah 762 76
Sumber: Data SRS Pendas 2010.1

Untuk memperoleh hasil evaluasi praktik PKP dilakukan dengan melakukan observasi. Sedangkan untuk memperoleh data tentang tingkat akurasi laporan PKP digunakan studi dokumenter, yaitu menelaah kualitas laporan PKP dikaitkan dengan Pedoman Pemeriksaan Laporan Tugas Mata Kualiah PDGK4501 Pemantapan Kemampuan Profesional Program S1 PGSD. Sedangkan angket diberikan kepada semua dosen yang menjadi pemeriksa laporan dan penguji ujian praktik PKP dan mahasiswa yang menjadi sampel, tentang hambatan dan dukungan dalam hal pelaksanaan praktik maupun dalam menyusun laporan PKP.

Data tentang hubungan antara hasil penilaian dosen terhadap praktik dan laporan PKP dikaitkan dengan hasil evaluasi peneliti merupakan data interval, karena itu digunakan analisis korelasi (Tuckman, 1988).. Sementara hasil angket yang disebarkan kepada dosen dan mahasiswa, baik tentang faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan praktik dan penyusunan laporan oleh mahasiswa dianalisis dengan persentase dan deskriptif argumentatif (Muhajir, 1989).

1. Faktor yang mendukung dan menghambat kegiatan praktik PKP para mahasiswa
Persentase yang diperoleh dari hasil perhitungan identifikasi faktor yang mendukung dan menghambat kegiatan praktik PKP para mahasiswa dapat dilihat pada tabel berikut ini
a. Faktor Persiapan Bimbingan;
I. Persiapan Bimbingan F1 % F2 % F3 %
1. Kepemilikan BMP PKP 76 100,0%
2. Waktu Penerimaan BMP 58 76,3% 12 15,8% 6 7,9%
3. Relevansi BMP thp Bimbingan 76 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
4. Motivasi mempelajari BMP 69 90,8% 7 9,2% 0 0,0%
5. Strategi mempelajari BMP 51 67,1% 23 30,3% 2 2,6%
6. Aktivitas mahasiswa 67 88,2% 8 10,5% 1 1,3%
7. Kelayakan Tempat bimbingan 71 93,4% 5 6,6% 0 0,0%
8. Daya Jangkau tempat. 60 78,9% 12 15,8% 4 5,3%
Keterangan:
F1 untuk yang menjawab ya/ada
F2 untuk menjawab tidak
F3 untuk menjawab lain

Berdasarkan tabel persentase jawaban sample di atas, dapat diketahui bahwa variable 1,3,4,5,7,8 diperoleh sample 100%, 100%, 90,8%, 88,2%, 93,4%, dan 78,9%. Hasil persentase tersebut menunjukkan variable nomor 1,3,4,6,8, termasuk jenis pertanyaan positif, karena terletak pada persentase jawaban sample antara 78% – 100%. Dengan demikian dapat dinyatakan secara umum faktor persiapan bimbingan mempengaruhi aktivitas kegiatan pembimbingan PKP bagi mahasiswa, yang mancakup (1) Kepemilikan BMP PKP, (3) Relevansi BMP terhadap bimbingan, (4) motivasi mempelajari BMP, (6). Aktifitas bimbingan, (7) Kelayakan tempat bimbingan dan (8) Daya jangkau tempat bimbingan.

Adapun pada poin (3) waktu penerimaan BMP dan (5) Strategi mempelajari BMP memperoleh hasil yang kurang maksimal yaitu di bawah 78% (76,3% dan 67,1%). Hal ini menunjukkan kedua variabel ini merupakan faktor yang menurut mahasiswa masih perlu mendapatkan perbaikan pada semester selanjutnya.

b. Faktor Kegiatan Pembimbingan
II. Kegiatan Pembimbingan F1 % F2 % F3 %
1. Waktu bimbingan 76 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
2. Frekuensi bimbingan 69 90,8% 7 9,2% 0 0,0%
3. Kesesuaian Jadwal bimbingan 76 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
4. Pengerjaan Tugas Bimbingan 58 76,3% 18 23,7% 0 0,0%
5. Pemahanan materi bimbingan 70 92,1% 6 7,9% 0 0,0%
6. Penggunakan literatur tambahan 18 23,7% 58 76,3% 0 0,0%
7. Kefektifan Refleksi bimbingan 72 94,7% 4 5,3% 0 0,0%
8. Mekanisme bimbingan. 70 92,1% 1 1,3% 5 6,6%
9. Kefektifan komunikasi pembimbingan 74 97,4% 2 2,6% 0 0,0%
10. Penguasaan materi oleh Pembimbing 70 92,1% 6 7,9% 0 0,0%
11. Kemampuan Pembimbing 73 96,1% 3 3,9% 0 0,0%

Keterangan:
F1 untuk yang menjawab ya/ada
F2 untuk menjawab tidak
F3 untuk menjawab lain

Berdasarkan tabel faktor kegiatan pembimbingan di atas dapat di lihat bahwa variabel 1,2,3,5,7,8,9,10,11 masing-masing memperoleh hasil 100%, 90,8%, 100%, 92,1%, 94,3%, 97,4%, 92,1%, 96,1%. Hasil persentase dari masing-masing variable ini menunjukkan bahwa faktor kegiatan pembimbingan cukup berpengaruh dalam proses pembimbingan PKP bagi mahasiswa, yang meliputi (1) waktu bimbingan, (2) frekuensi bimbingan, (3) kesesuaian jadwal bimbingan, (5) pemahaman materi bimbingan, (7) keefektifan refleksi bimbingan, (8) mekanisme bimbingan, (9) keefektifan komunikasi bimbingan, (10) penguasaan materi bimbingan oleh pembimbing, dan (11) kemampuan pembimbing. Pada poin (4) pengerjaan tugas pembimbingan, masih ada mahasiswa yang menemui kendala yang dirasakan cukup menghambat kegiatan pembimbingan PKP. Hal ini ditunjukkan dengan adanya 23% mahasiswa belum mengerjakan tugas yang diberikan oleh pembimbing pada saat pembimbingan.

Pada hasil persentase variabel poin (6) penggunaan literatur tambahan menunjukkan kesesuaian motif dengan poin (4), di mana hanya diperoleh 23,7% saja mahasiswa menggunakan literatur tambahan untuk menyusun laporan PKP. Hal ini sangat sesuai dengan rendahnya minat mahasiswa untuk mengerjakan tugas yang diberikan pembimbingnya.

2. Faktor yang menjadi penghambat proses pembimbingan praktik PKP
I. Persiapan Pembimbingan F1 % F2 % F3 %
1. Sistem rekrutmen Pembimbing 6 85,7% 0 0,0% 1 14,3%
2. Pembekalan Pembimbing 7 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
3. Penyusunan RAT/SAT PKP 5 71,4% 1 14,3% 1 14,3%
4. Rancangan jadwal kegiatan Pembimbingan 7 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
5. Membuat tugas Pembimbingan 4 57,1% 3 42,9% 0 0,0%
6. Kualitas bahan ajar secara keseluruhan 6 85,7% 1 14,3% 0 0,0%
7. Kesesuaian tingkat kesulitan BMP/bahan ajar 4 57,1% 2 28,6% 1 14,3%
8. Kesulitan memperoleh literatur tambahan 2 28,6% 4 57,1% 1 14,3%
9. Bahan dipelajari mahasiswa secara mandiri 4 57,1% 1 14,3% 2 28,6%

a. Tahap persiapan pembimbingan
Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa cukup berpengaruh pada pelaksanaan kegiatan pembimbingan PKP program Pendas. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa untuk variabel nomor 1, 2, 3, 4, 6 yang masing-masing memperoleh hasil persentase jawaban responden adalah 85,7%, 100%, 71,4%, 100%, 85,7%, 85,7%, 57,1%, 28,6%, 57,1% yang menunjukkan bahwa bagi pembimbing ternyata pada umumnya persiapan pembimbingan cukup berpengaruh dalam kegiatan bimbingan PKP Program Pendas yang meliputi (1) sistem rekrutmen pembimbing, (2) pembekalan pembimbing, (3) penyusunan RAT/SAT, (4) rancangan jadwal kegiatan pembimbingan, dan (6) kualitas bahan ajar yang digunakan dalam pembimbingan.

Sedangkan untuk nomor (5) (mahasiswa) membuat tugas pembimbingan diperoleh hasil yang kurang memuaskan yaitu hampir separuh mahasiswa dianggap pembimbing kurang optimal dalam pengerjaan tugas pembimbingan. Hal ini tentu sangat sesuai dengan hasil temuan pada kategori persepsi mahasiswa terhadap pengerjaan tugas pembimbingan yang hanya mencapai 74,3% dari keseluruhan responden. Padahal pengerjaan tugas pembimbingan semacam ini sangat diperlukan agar dapat membantu mahasiswa dalam penyusunan laporan PKP sebagai suatu hasil karya ilmiah. Inilah manfaat lain yang akan mahasiswa peroleh setelah mengikuti program PKP. Dengan mengikuti pembelajaran pada PKP dengan baik, mahasiswa juga akan lebih menguasai konsep dan kaidah PTK serta dapat menjadikannya sebagai kerangka pikir untuk memperbaiki kegiatan pengembangan di kelas. Di samping itu, mahasiswa akan lebih mantap dan percaya diri dalam mengelola kegiatan pengembangan melalui latihan terbimbing yang dilakukan berulang kali. Mahasiswa juga akan memperoleh dampak pengiring melalui proses refleksi yang dilakukan dengan cara merenung dan berdiskusi dengan teman sejawat, sehingga kepekaannya terhadap lingkungan kegiatan pengembangan yang dihadapinya sehari-hari, meningkat. Selain itu, dengan membuat laporan yang bersifat ilmiah, keterampilan membaca dan menulis mahasiswa akan makin terasah.

Pada poin (8) tentang kesulitan memperoleh literatur dari hasil persentase di atas dapat dilihat bahwa menurut pembimbing sebagian lebih (57,1%) mahasiswa peserta pembimbingan masih mengalami kesulitan memperoleh literatur tambahan.

b. Tahap proses pembimbingan
II. Proses Pembimbingan F1 % F2 % F3 %
1. Kesiapan mahasiswa mengikuti Pembimbingan 5 71,4% 1 14,3% 1 14,3%
2. Keaktifan mahasiswa selama Pembimbingan berlangsung 5 71,4% 2 28,6% 0 0,0%
3. Tugas Pembimbingan dikerjakan mahasiswa secara mandiri 6 85,7% 1 14,3% 0 0,0%
4. Tingkat kehadiran mahasiswa dalam kegiatan Pembimbingan 3 42,9% 3 42,9% 1 14,3%
5. Pembimbingan sesuai dengan rancangan 3 42,9% 3 42,9% 1 14,3%

Dengan memperhatikan tabel persentase tahapan proses pembimbingan di atas, dapat dilihat bahwa pembimbingan telah berjalan dengan semestinya sesuai dengan prosedur bimbingan yang ada. Hal ini dapat dibuktikan bahwa variabel 1, 2, dan 3 dari kuestioner yang diberikan kepada para pembimbing dijawab 80% ke atas, yang artinya untuk variabel (1) kesiapan mahasiswa mengikuti pembimbingan cukup baik dinilai oleh para pembimbing, dan (2) keaktifan mahasiswa selama pembimbingan berlangsung memperoleh persentase yang baik, serta (3) tugas pembimbingan yang diberikan pembimbing dikerjakan 87% dari sampel yang ada secara mandiri. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa selama proses pembimbingan, komunikasi antara pembimbing dan mahasiswa peserta bimbingan sudah berjalan dengan baik.

Adapun pada poin (4) tingkat kehadiran mahasiswa peserta bimbingan masih perlu ditingkatkan lagi untuk masa selanjutnya karena kurang dari 50% pembimbing merasa mahasiswa belum optimal hadir pada saat pembimbingan. Hal ini sejalan dengan temuan pada poin (5) pembimbingan sesuai dengan rancangan yang hanya memperoleh persentase sebesat 43,95 saja, yang berarti kurang dari separuh jadwal bimbingan yang telah disepakati antara mahasiswa dan pembimbing tidak dapat dijalankan dengan benar.

3. Perbandingan antara penilaian yang dilakukan oleh para dosen dalam ujian praktik dengan penilaian laporan
Tabel daftar mahasiswa yang dijadikan sampel (2010.1) yang mengambil matakuliah PKP
No. NIM Nama Mahasiswa Kode Kabko Nilai Praktek Nilai Laporan Nilai Akhir
1 815505802 DESI AWIDAH 17017 96,00 81,00 88,50
2 815339041 EFNI APRIZA 17017 96,00 89,00 92,50
3 815339138 GUSNA NENGSI 17017 96,00 86,00 91,00
4 814294136 DASWIR 17018 93,00 85,00 89,00
5 814818637 ISTILAH 17018 91,00 81,00 86,00
6 814818533 KOTIMAH 17018 90,00 76,00 83,00
7 814310818 KUSNIN 17018 94,00 88,00 91,00
8 814827722 MAKRUP 17018 94,00 80,00 87,00
9 814827381 RUKNI 17018 90,00 85,00 87,50
10 814817857 SAUDAH 17018 92,00 91,00 91,50
11 814371428 SUHARA 17018 96,00 86,00 91,00
12 814811319 TURUT 17018 91,00 82,00 86,50
13 814314284 YATIN 17018 94,00 87,00 90,50
14 814796753 HAMLANUDIN 17019 83,00 83,00 83,00
15 815509602 HELEN YENI 17019 82,00 82,00 82,00
16 815373298 NOPIARTINI 17019 83,00 83,00 83,00
17 815374393 ASMERI HARTAWAN 17020 80,00 80,00 80,00
18 814824379 FARIDI ISKANDAR 17020 81,50 81,50 81,50
19 815374157 LISTY HERNAILY 17020 89,00 89,00 89,00
20 814729476 WILLIAM SONATA 17020 85,00 85,00 85,00
21 815374275 ZAEDAN JAUHARI 17020 82,00 82,00 82,00
22 815341166 FARIDA 17021 83,00 78,50 80,75
23 814822859 KASMAN 17021 93,00 82,00 87,50
24 815341198 MIARTO 17021 93,00 83,50 88,25
25 814822945 RAMANI 17021 82,00 81,00 81,50
26 815340401 SANARIAH 17021 97,00 79,00 88,00
27 815510829 SUANTY 17021 97,00 80,00 88,50
28 815335338 EMMI SUSIYANTI 17021 94,00 83,50 88,75
29 814075959 AGUS SUSANTO 17024 89,00 78,50 83,75
No. NIM Nama Mahasiswa Kode Kabko Nilai Praktek Nilai Laporan Nilai Akhir
30 814075927 ERRY SUSANTO 17024 93,00 77,50 85,25
31 814075902 JUSMANENGSIH 17024 92,00 81,50 86,75
32 814075894 SITI FATONAH 17024 88,00 77,00 82,50
33 815511236 SRI SUDARSIH 17024 92,00 79,50 85,75
34 815404188 AMSINAH SARAGIH 17025 83,00 83,00 83,00
35 815404622 FATRIANI HARTATI 17025 81,00 80,00 80,50
36 814729627 HENNY HERIYANTI 17025 91,00 79,50 85,25
37 815404163 JASNER HUTAHAEAN 17025 98,00 80,50 89,25
38 815414569 LEMPINA HALOHO 17025 88,00 83,00 85,50
39 815376096 NOVIWITA ANDRIANA 17025 94,00 80,50 87,25
40 814806134 NURKA TUMANGGOR 17025 93,00 83,00 88,00
41 815407556 SARUDDIN HARAHAP 17025 93,00 79,50 86,25
42 815412329 SUKANDI MATLANI 17025 91,00 80,00 85,50
43 815376104 TIOMAS SARAGIH 17025 91,00 79,50 85,25
44 814710787 TIONIM SITANGGANG 17025 90,00 82,00 86,00
45 814710834 TUTI PARTININGSIH 17025 92,00 80,00 86,00
46 814729659 WIDYO PURNOMO 17025 88,00 78,50 83,25
47 814818035 ALMANIA 17033 86,00 83,00 84,50
48 815511046 BUDIONO 17033 88,00 87,00 87,50
49 814828068 FAUZIAH 17033 87,00 84,00 85,50
50 814822486 HARTINA 17033 90,00 80,00 85,00
51 813964146 HARTINI 17033 89,00 89,00 89,00
52 814734976 HARTINI 17033 93,00 80,00 86,50
53 815511171 JAMHURI 17033 91,00 88,00 89,50
54 814721392 JEMIKEM 17033 87,00 91,00 89,00
55 814822572 JUWARDI 17033 90,00 81,00 85,50
56 815566935 KARTINI 17033 95,00 90,00 92,50
57 814817832 KARTUMI 17033 87,00 85,00 86,00
58 815511164 KHAYATI 17033 98,00 83,00 90,50
59 814822597 MARIKEM 17033 95,00 89,00 92,00
60 814818114 MARINEM 17033 93,00 80,00 86,50
61 814796975 MARTINI 17033 86,00 79,00 82,50
62 814796864 MARYANI 17033 93,00 87,00 90,00
63 814822519 YATINI 17033 90,00 95,00 92,50
64 814796871 YUHANA 17033 85,00 88,00 86,50
65 815511537 YUNITA 17033 86,00 83,00 84,50
66 814721504 ANNY LOUISA 17717 95,00 89,00 92,00
67 815374616 DELPI GULTOM 17717 94,00 85,00 89,50
68 815404281 ELIA KONTESA 17717 94,00 83,00 88,50
69 815338397 EVA NINGSIH 17717 87,00 85,00 86,00
70 815404156 KRESNAMURTI 17717 82,00 87,00 84,50
71 814825507 LELA BUSTARI 17717 95,00 86,00 90,50
No. NIM Nama Mahasiswa Kode Kabko Nilai Praktek Nilai Laporan Nilai Akhir
72 815404117 NIRMALAWATI 17717 95,00 89,00 92,00
73 814721489 RATNAWILIS 17717 96,00 89,00 92,50
74 814810585 SRI MULYANA 17717 93,00 87,00 90,00
75 814714791 SRIHARTATI 17717 92,00 87,00 89,50
76 815404471 YATUL SAMSI 17717 94,00 79,00 86,50
Sumber data: Laporan Penyelenggaraan Praktikum, Staf Pengelohan Laporan Praktikum UPBJJ-UT Bengkulu, 2010

Dengan demikian apabila dihitung dengan menggunakan aplikasi microsoft excel 2003 untuk mencari statistik perbandingan antara nilai praktek dan nilai laporan diperoleh hasil sebagai berikut;

Jenis perhitungan Nilai Praktek Nilai Laporan Nilai Akhir
Rata-rata 90,40 83,43 86,92
Nilai Tertinggi 98,00 95,00 92,50
Nilai Terendah 80,00 76,00 80,00
Standar Deviasi 4,65 3,96 3,26

Berdasarkan tabel hasil perhitungan di atas dapat dilihat bahwa rata-rata, nilai tertinggi, nilai terendah dan standar deviasi nilai praktek perbaikan pembelajaran lebih besar dibanding dengan hasil penilaian laporan oleh penilai laporan. Nilai tertinggi pada nilai praktek memperoleh 98,00 sedangkan pada nilai laporan hanya 95,00. Nilai terendah pada nilai praktek tercatat 80,00 sedangkan pada nilai laporan 76,00. Pada standar deviasi nilai praktek diperoleh hasil 4,65 lebih besar dari hasil penilaian laporan yang memperoleh 3,96.

4. Faktor yang melatar-belakangi tingkat akurasi dan atau tidak akurasinya penilaian yang dilakukan oleh pada dosen terhadap praktik PKP dan laporan hasil PKP
Kegiatan Pemeriksaan F1 % F2 % F3 %
1. Ketersedian Panduan penilaian laporan 7 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
2. Kesesuaian bidang studi penilai terhadap laporan 7 100,0% 0 0,0% 0 0,0%
3. Pemahaman mekanisme penilaian laporan 6 85,7% 1 14,3% 0 0,0%
4. Perbandingan Jumlah penilai 6 85,7% 1 14,3% 0 0,0%
5. Waktu penilaian 4 57,1% 3 42,9% 0 0,0%
6. Fasilitas/ Sapras 6 85,7% 1 14,3% 0 0,0%
7. Besarnya akomodasi bimbingan yang diterima 7 100,0% 0 0,0% 0 0,0%

Berdasarkan dengan tabel persentase jawaban kuesioner penilai laporan PKP dapat dilihat bahwa variabel pemeriksaan laporan memperoleh hasil yang cukup positif dengan rata-rata responden menjawab “ya” 87,8% (6 orang pemeriksa dari 7 sampel pemeriksa). Hal ini menununjukkan bahwa variabel nomor 1, 2, 3, 4, 6, dan 7) memperoleh persentase antara 80 – 100%. Dengan demikian pada tahapan persiapan pemeriksaan laporan PKP di UPBJJ-UT Bengkulu telah terlaksana dengan baik. Sedangkan pada variabel (5) waktu penilaian, ditemukan ada hampir 50% penilai membutuhkan tambahan waktu pemeriksaan dari 1 minggu waktu yang disediakan. Padahal berdasarkan petunjuk kerja pemeriksaan laporan (PP03-PK04) dinyatakan bahwa waktu pemeriksaan hanya diberikan maksimal 1 minggu, dengan tidak memperhitungkan jumlah laporan yang akan diperiksa.

5. Rekapitulasi jumlah pemeriksa Laporan PKP Program Pendas masa registrasi 2010.1
No Nama Pemeriksa Asal Instansi Latar Belakang Pendidikan Jumlah Laporan yang diperiksa (lembar)
1 Adisel, S.Pd, M.Pd STAIN Pend. IPS 42
2 Agus Hartono, S.Pd, M.Pd Diknas PPKN 45
3 Arono, M.Pd. UNIB Bahasa Indonesia 44
4 Dr. Saleh Haji, M.Pd UNIB Matematika 41
5 Dra. Dalifa, M.Pd UNIB Pend. Biologi 37
6 Dra. Nur Asni, M.Pd UNIB Pend. IPA 29
7 Dra. Sri Dadi, M.Pd UNIB Pend. IPS 42
8 Dra. Sri Irawati, M.Pd UNIB Pend. IPA 29
9 Dra. Suharmi, M.Pd UMB Pend. IPS 38
10 Dra. Zanlaili Diknas PPKN 40
11 Drs. Abbas, M.Pd UNIB Pend. Biologi 37
12 Drs. M. Arifin, M.Pd UNIB Bahasa Indonesia 32
13 Drs. M. Fachruddin. S, M.Pd UNIB Pend. Matematika 32
14 Drs. Norman Syam, M.Pd UNIB PPKN 45
15 Evy Sumiati, M.Pd Diknas Bahasa Indonesia 44
16 Ira Diana, S.Pd Diknas Matematika 41
17 Irma Diani, M.Hum. UNIB Bahasa Indonesia 32
18 Prof. Dr. Wahyu Widada, M.Pd. UNIB Pend. Matematika 32
19 Rossi Yanita, S.Pd Diknas PPKN 40
20 Sayuti, S.Pd Diknas Pend. IPS 38
Sumber data: Laporan Penyelenggaraan Praktikum, Staf Pengelohan Laporan Praktikum UPBJJ-UT Bengkulu, 2010

Dari tabel rekapitulasi jumlah pemeriksa PKP Program Pendas masa ujian 2010.1 UPBJJ UT Bengkulu terlihat bahwa rata-rata pemeriksa laporan memeriksa laporannya sebanyak 38 laporan per pemeriksa dan berdasarkan data dari staf pengolah laporan praktikum, bahwa pemeriksa I dan II dilakukan secara bergantian maka berarti setiap pemeriksa menilai maksimal 58 – 84 laporan.

Berdasarkan prosedur pengelolaan laporan praktek yang terdapat dalam JKOP-PP03 revisi 10 April 2010, tidak dicantumkan secara rinci tentang batasan jumlah laporan per pemeriksa yang diperkenankan. Pada Petunjuk kerja (PK) Pemeriksaan Laporan di UPBJJ hanya mencantumkan batas waktu maksimal 7 hari dan laporan diperiksa oleh dua orang pemeriksa dan harus dilakukan di kantor UPBJJ (PP03-RK04 10 April 2010).

Sedangkan pada Petunjuk kerja tentang perekrutan pemeriksa dicantumkan bahwa untuk matakuliah PGSD4412 dan PDGK4501, latar belakang kependidikan pemeriksa adalah kependidikan bidang studi ke-SD-an, sebagai contoh bidang studi ke SD an matematika, bahasa dan IPS. Dalam hal ini untuk persyaratan di atas UPBJJ-UT Bengkulu telah memenuhi standar kependidikan pemeriksa. Dari 20 orang pemeriksa ada 2 orang yang memiliki kependidikan bukan kependidikan ke-SD-an, yaitu a.n Drs. Abbas, M.Pd dan Dra. Dalifa, M.Pd yang masing-masing memilki latar belakang pendidikan biologi. Akan tetapi keduanya merupakan tenaga dosen FKIP PGSD dari Prodi PGSD UNIB, yang berarti telah memiliki pengetahuan pembelajaran pendidikan dasar. Dengan demikian berarti secara keseluruhan pengelolaan kegiatan pemeriksaan praktikum PKP Program pendas di UPBJJ-UT Bengkulu telah sesuai dengan semua prosedur yang ada, baik dari segi pengelolaan kegiatan praktikum, pengolahan pemeriksaan laporan praktek, maupun perkrutan tenaga pemeriksa laporan telah memenuhi standar yang ada.

6. Rekapitulasi hasil pemerosesan nilai PKP dari UT Pusat untuk mahasiswa program Pendas masa registrasi 2010.1
Daftar mahasiswa Pendas yang belum ada nilai Prakteknya
Masa ujian: 20101
Masa Kode Upbjj Kode Kabko Pokjar NIM Nama Mahasiswa Kode Mtk Kode Status Nilai 3
20101 19 17017 814325982 IDISON PDGK4501 0P
20101 19 17019 814726908 SLAMET PDGK4501 0P
20101 19 17019 814264133 SYAMSIYAH PDGK4501 0P
20101 19 17020 813874893 NIDARTI PDGK4501 0P
20101 19 17021 815341166 FARIDA PDGK4501 0P
20101 19 17021 814822336 KHATARINA SUKARNI PDGK4501 0P
20101 19 17021 815340465 KUSMAILI PDGK4501 0P
20101 19 17021 815510796 LELY NURDIANA PDGK4501 0P
20101 19 17021 814822952 LINDAWATI TUMANGGOR PDGK4501 0P
20101 19 17021 815340347 MARIYEM PDGK4501 0P
20101 19 17021 815340386 ROSLAINI PDGK4501 0P
20101 19 17021 815340354 SRI HALIMAH PDGK4501 0P
20101 19 17021 815341159 SRI NURMIYANA PDGK4501 0P
20101 19 17021 815510804 SUGIYARTI PDGK4501 0P
20101 19 17021 814822977 SUHARWATI PDGK4501 0P
Masa Kode Upbjj Kode Kabko Pokjar NIM Nama Mahasiswa Kode Mtk Kode Status Nilai 3
20101 19 17021 814822938 YAMINAH PDGK4501 0P
20101 19 17024 814076072 MUKHLIS PDGK4501 0P
20101 19 17025 815377675 ASMINIARTI PDGK4501 0P
20101 19 17025 814723404 BAYAUMIN PDGK4501 0P
20101 19 17025 815377668 ELLY DAHLIA PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825671 EMMI FAUZIAH PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825689 HARTINI SULID PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825711 KASMINEM PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825704 LATIFAH PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825696 LILIS SURYANI PDGK4501 0P
20101 19 17025 814807397 NASIATUL ASMA PDGK4501 0P
20101 19 17025 814807405 NETTA ELIZA PDGK4501 0P
20101 19 17025 814807412 NURAYUMAH PDGK4501 0P
20101 19 17025 815404758 NURBAITI PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825782 RASNAYATI PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825775 RUMIATI PDGK4501 0P
20101 19 17025 815374727 SLAMON SARAGIH PDGK4501 0P
20101 19 17025 814825729 SUPARTINI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815567073 ENDANG RUGIATI P M PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511078 ISMAWATI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511171 JAMHURI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511458 KATINO PDGK4501 0P
20101 19 17033 813964114 KHOLISAH PDGK4501 0P
20101 19 17033 815375736 MISTAMI PDGK4501 0P
20101 19 17033 814721686 RISTINI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511505 RULMIYAH PDGK4501 0P
20101 19 17033 814796889 SERMATUL AINI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511662 SITI DASIMA PDGK4501 0P
20101 19 17033 815510954 SOBIRAN PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511702 SUDIRMAN PDGK4501 0P
20101 19 17033 815399309 SUHARDI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511497 SUMARNO PDGK4501 0P
20101 19 17033 815567224 SUPRIYANA PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511687 SURATMAN PDGK4501 0P
20101 19 17033 815566974 SUWANDI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511085 SUWARTATI PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511053 TARMANTO PDGK4501 0P
20101 19 17033 815511472 TOMAN TAMBA PDGK4501 0P
20101 19 17033 814822526 WIDAYATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814721267 ASBIRA PDGK4501 0P
20101 19 17717 814721203 ASMARAWATI PDGK4501 0P
Masa Kode Upbjj Kode Kabko Pokjar NIM Nama Mahasiswa Kode Mtk Kode Status Nilai 3
20101 19 17717 814714967 ENDANG SULPIANA PDGK4501 0P
20101 19 17717 815338397 EVA NINGSIH PDGK4501 0P
20101 19 17717 814721471 KALIMAWATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814807469 MARYANI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814726005 MASWATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 815374236 MINATUN PDGK4501 0P
20101 19 17717 814809953 MISNAH SINURAT PDGK4501 0P
20101 19 17717 815374623 MURNIHATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 815373352 MURTIANA PDGK4501 0P
20101 19 17717 814825553 NEZMAJUITA PDGK4501 0P
20101 19 17717 815404084 NIRWANA PDGK4501 0P
20101 19 17717 815374354 NURSYAMSI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814807451 PRAYEKTI PDGK4501 0P
20101 19 17717 815404242 REHANAH PDGK4501 0P
20101 19 17717 814807444 RUKMIATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814714791 SRIHARTATI PDGK4501 0P
20101 19 17717 815404267 SUMARNI PDGK4501 0P
20101 19 17717 814721242 SUNALINI PDGK4501 0P
20101 19 17717 815374347 SUTARMAN PDGK4501 0P
20101 19 17717 814726986 SUTIYAH PDGK4501 0P
20101 19 17717 815374361 ZAMLI YARHAN PDGK4501 0P
20101 19 17717 814726954 ZUNIARTI PDGK4501 0P
Sumber: Laporan Pusat Pengujian UT Pusat, 2010.1

Berdasarkan hasil laporan jumlah kasus praktikum dari 106 kasus pengolahan yang ada, 78 diantaranya adalah kasus pada matakuliah PDGK4501 (PKP). Beberapa di antaranya merupakan mahasiswa responden untuk penelitian ini. Kasus ketidak keluarnya nilai mahasiswa tersebut adalah disebabkan tidak disertakannya hasil nilai praktek perbaikan pembelajaran yang semestinya terkirim ke UT Pusat berserta Hasil penilaian laporan yang telah diperiksa sedangkan rekapitulasi nilai praktek telah dilampirkan dalam laporan mahasiswa. Karena cukup sulit bagi pengujian untuk melakukan validasi ke setiap laporan mahasiswa, maka dianggap perlu untuk membuat salinan rekapitulasi nilai praktek untuk dikirim ke UT Pusat.

7. Kesimpulan
Secara umum dari hasil penelitian ini tergambar pengelolaan kegiatan praktikum PKP Program pendas di UPBJJ-UT Bengkulu telah sesuai dengan semua prosedur yang berlaku dan hasilnya dapat disimpulkan sebagai berikut;
1. Faktor yang mendukung kegiatan praktik PKP bagi mahasiswa untuk tahapan persiapan bimbingan yaitu; (1) Semua mahasiswa memiliki BMP PKP, (2) Relevansi BMP terhadap proses bimbingan, (3) motovasi mempelajari BMP (4) kelayakan tempat bimbingan, (5) Daya jangkau tempat bimbingan. Pada tahapan kegiatan pembimbingan faktor yang mendukung adalah (1) Alokasi waktu bimbingan (2) Frekuensi Bimbingan, (3) kesesuaian jadwal bimbingan, (4) pemahaman materi bimbingan, (5) Mekanisme bimbingan, (6) Keefektifan refleksi teman sejawat, (7) Penguasaan materi oleh Pembimbing, dan (8) Kemampuan pembimbing. Sedangkan untuk faktor penghambat kegiatan pembimbingan bagi mahasiswa dari segi tahapan persiapan (1) waktu penerimaa BMP tidak sama dan (2) Pemilihan strategi yang cocok untuk mempelajari BMP PKP. Pada tahapan pelaksanaan bimbingan faktor yang menghambat adalah (1) motivasi mahasiswa mengerjakan tugas bimbingan masih kurang dan (2) mahasiswa belum optimal memanfaatkan literatur tambahan.
2. Bagi pembimbingan ada beberapa faktor yang mendukung kegiatan pembimbingan PKP, yaitu dari segi persiapan; (1) Sistem perekrutan pembimbing, (2) Pembekalan pembimbing, (3) penyusunan RAT/SAT PKP, (4) rancangan jadwal kegiatan pembimbingan, dan (5) kualitas bahan ajar secara keseluruhan. Pada tahapan pembimbingan ditemukan faktor pendukung antara lain; (1) kesiapan mahasiswa mengikuti pembimbingan, (2) keaktifan mahasiswa selama pembimbingan berlangsung, (3) dan tugas pembimbingan dikerjakan secar mandiri. Sedangkan untuk faktor penghambat bagi pembimbing pada tahapan persiapan adalah (1) tugas pembimbingan belum optimal, (2) kesesuaian tingkat kesulitan BMP PKP, (3) kesulitan memperoleh literatur tambahan, bahan dipelajari mahasiswsa secara mandiri. Pada tahapan pembimbingan terdapat faktor penghambat yaitu; (1) tingkat kehadiran mahasiswa dalam kegiatan kurang optimal, dan (2) pembimbingan belum sesuai dengan jadwal yang telah dirancang.
3. Perbandingan antara nilai perbaikan dan nilai laporan, ditemukan bahwa nilai praktek lebih tinggi dari pada nilai hasil laporan. Hal ini menunjukkan bahwa nilai praktik perbaikan pembelajaran mahasiswa lebih baik hasilnya dibandingkan hasil penilaian laporan mahasiswa.
4. Faktor yang melatar-belakangi tingkat akurasi dan atau tidak akurasinya penilaian yang dilakukan oleh pada dosen terhadap praktik PKP dan laporan hasil PKP yaitu; (1) Ketersediaan panduan penilaian laporan, (2) Kesesuaian bidang studi penilai terhadap laporan yang dinilai, (3) Pemahaman mekanisme penilaian laporan, (4) Perbandingan jumlah penilai, (5) Fasilitas/Sarpras dan (6) Akomodasi bimbingan yang diterima. Sedangkan sebagai faktor yang menghambat adalah waktu pelaksanaan penilaian yang kurang.
B. Saran
Dari hasil penelitian tentang ”Evaluasi Penilaian Pemeriksaan Laporan dan Praktik PKP (Pemantapan Kemampuan Profesional) di UPBJJ UT Bengkulu Masa Registrasi 2010.1” ini, peneliti merekomendasikan beberapa hal sebagai berikut;
1. Dalam setiap kegiatan pembimbingan PKP sebaiknya para pembimbing selalu menekankan kepada semua peserta mahasiswa bimbinganya untuk selalu rajin dan tekun melakukan latihan merefleksikan kegiatan pembelajarannya agar dapat membantu mahasiswa dalam penyusunan laporan PKP sebagai suatu hasil karya ilmiah. Inilah manfaat lain yang akan mahasiswa peroleh setelah mengikuti program PKP. Dengan mengikuti pembelajaran pada PKP dengan baik, mahasiswa juga akan lebih menguasai konsep dan kaidah PTK serta dapat menjadikannya sebagai usaha berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran di kelas.
2. Dalam setiap kesempatan pembimbingan penyusunan laporan, pembimbing hendaknya lebih menggiatkan mahasiswa untuk dapat mencari referensi/literatur tambahan sebagai upaya menambah wawasan, perspektif dan kerangka berfikir mahasiswa dalam menganalisa permasalahan yang dijumpainya.
3. Sebaiknya dalam setiap kegiatan pembekalan pembimbing, UPBJJ-UT Bengkulu lebih mensosialisasikan prosedur pengelolan bimbingan praktikum, petunjuk kerja pengelolaan pemeriksaan laporan di UPBJJ, petunjuk kerja perekerutan pemeriksa laporan dan panduan penilaian laporan.
4. Untuk menghindari kasus nilai PKP yang tidak keluar, sebaiknya petugas pengolahan laporan praktikum lebih teliti dan cermat dalam menyusun rekapitulasi nilai akhir PKP dengan mengintegerasikan semua komponen penilaian kedalam satu bundle berkas penilaian dengan membuat catatan pengiriman laporannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: